Assalamu'alaikum wr. wb
Pada postingan kali ini saya akan memposting tentang Shalat. Khususnya Rahasia gerakan yang ada dalam shalat.
Umat Islam diwajibkan melakukan ibadah shalat lima kali sehari. Bagi sebagian orang, kewajiban ini terasa memberatkan, namun di balik itu semua, gerakan - gerakan shalat bukan tanpa arti dan tujuan. Gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sisi medis, shalat adalah obat dari berbagai jenis penyakit.
Adapun hikmah gerakan shalat, antara lain adalah :
Dalam buku “Mukjizat Gerakan Shalat” (oleh Madyo Wratsongko MBA). mengungkapkan bahwa gerakan shalat dapat melenturkan urat syaraf dan mengaktifkan sistem keringat dan sistem pemanas tubuh. Selain itu juga membuka pintu oksigen ke otak, mengeluarkan muatan listrik negatif dari tubuh, membiasakan pembuluh darah halus di otak mendapatkan tekanan tinggi, serta membuka pembuluh darah di bagian dalam tubuh (arteri jantung).
Pakar ilmu pengobatan tradisional, Prof. H. Hembing Wijayakusuma, telah melakukan penelitian yang mendalam tentang gerakan dalam shalat ini. Hasil penelitian itu dibukukan dengan judul “Hikmah Sholat untuk Pengobatan dan Kesehatan”. Menurut Hembing, setiap gerakan-gerakan shalat mempunyai arti khusus bagi kesehatan dan punya pengaruh pada bagian-bagian tubuh seperti kaki, ruas tulang punggung, otak, lambung, rongga dada, pangkal paha, leher, dan lain-lain. Bahkan, duduk Tasyahud diyakini bisa menyembuhkan penyakit tanpa operasi.
Tulisan mengenai faedah shalat bagi kesehatan juga pernah diangkat oleh Eramuslim beberapa waktu lalu. Berikut ini beberapa manfaat gerakan shalat bagi kesehatan:
Takbiratul Ihram
Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanfaat untuk melancarkan aliran darah, getah bening (limfe), dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.
Berdiri tegak dalam shalat
Gerakan-gerakan shalat bila dilakukan dengan benar, selain menjadi latihan yang menyehatkan juga mampu mencegah dan meyembuhkan berbagai macam penyakit. Hembing menemukan bahwa berdiri tegak pada waktu shalat membuat seluruh saraf menjadi satu titik pusat pada otak, jantung, paru-paru, pinggang, dan tulang pungggung lurus dan bekerja secara normal, kedua kaki yang tegak lurus pada posisi akupuntur, sangat bermanfaat bagi kesehatan seluruh tubuh.