Minggu, 24 Juni 2012

RENANG GAYA KEUPUK


“Mas nanti ayo renang ya ? Adek pengen bisa renang mas...” Ajak Aam berusaha membujuk kakaknya.
“Mmmm... Mas masih ngantuk dek. Apa adek nggak ngantuk tadi malam habis begadang nonton EURO ?” Sahut Mas Ben, kakaknya Aam.
“Ya ngantuk sih mas, tapi nanti kalau sudah masuk ke kolam kan jadi hilang... hehe.” Kata Aam tak habis kata untuk membujuk kakaknya.
“Tadi malam adek tidur sebelum pertandingan bolanya main kan ? hayo ngaku..?”
“Hehe... iya” jawab Aam sambil tertawa kecil.
“Tapi sayang ya mas, kemarin kita jatahnya nonton EURO memang harus di TV yang kecil.”
“Makanya, kemarin yang minta TV besar di kamar Ibuk dipindah ke depan siapa ? Adek kan ?”
“Iya mas, tapi kok nggak bisa ya ?” Tanya Aam penasaran.
“Katanya Ibuk ita kan Duo Cungkring, memang kita takdirnya dapat jatah yang kecil – kecil dek... hahaha.” Jawab Mas Ben sambil tertawa.
“Ayo... Duo Cungkring sarapan dulu kalau mau renang.” Kata Ibuk sembari mempersiapan perlengkapan untuk dibawa ke tempat renang. Aam dan Ben pun bergegas untuk sarapan sebelum mereka berangkat.

Selasa, 05 Juni 2012

Lirik Lagu Another Day : Dream Theatre


Live another day
Climb a little higher
Find another reason to stay
Ashes in your hands
Mercy in your eyes
If you’re searching for a silent sky…
You won’t find it here
Look another way
You won’t find it here
So die another day
The coldness of his words
The message in his silence,
‘Face the candle to the wind…’
This distance in my voice
Isn’t leaving you a choice
So if you’re looking for a time to run away…

Minggu, 20 Mei 2012

Review Moto GP Le Mans

Le Mans, Prancis. Seri ke empat Moto GP digelar di sirkuit Le Mans, Perancis. Race sendiri disambut dengan guyuran hujan yang cukup deras di sepanjang sirkuit. Official perlombaan sendiri akhirnya menetapkan wet race. 
Untuk starting grid sendiri, pole position ditempate pembalap asal spanyol Dani Pedrosa. Menyusul team mate-nya di Repsol Honda Team, Cassey Stoner, kemudian di posisi ke tiga ditempati pembalap Yamaha Tech3 Carl Crutchlaw. Sementara rider andalan Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo harus start dari tempat ke-empat.
Setelah start dimulai, pedrosa dan stoner langsut melesat di depan rider lain. Sementara Lorenzo berhasil melesat ke posisi tiga. Tak lama kemudian, masih di lap pertama, Lorenzo berhasil meng-overtake Pedrosa dan Stoner sekaligus. Pimpinan loma pun diambil alih oleh Lorenzo. Race pun semakin seru ketika Rossi berhasil merangsak ke barisan depan. Fighting pun terjadi antara duo pembalap Yamaha Tech3 dengan Rossi. Sementara Lorenzo yang sedang memimpin, meanfaatkan handling sempurna motor M1 untuk memperlebar jarak dengan Cassey yang sedang berada di depan Pedrosa.

Selasa, 24 April 2012

Tanyaku


Tuhan, terima kasih untuk hari ini
Engkau menunjukkan kenyataan yang seharusnya hamba sadari sedari dulu
Kenyataan yang terkadang membuatku perih dan lemah
Namun hamba sadar bahwa memang itulah hidupku

Tuhan, jika Engkau memberiku sekali lagi kesempatan untuk kembali
Aku harap untuk tidak mengulang kembali membuat pilihan yang salah
Sebuah pilihan yang membuat orang lain merasa tidak nyaman akan hadirku
Akan ku tepis semua yang sekiranya dapat membuatnya terbebani

Tapi hamba tahu, ini telah kulalui dan tak mungkin Kau putar waktu hanya untukku
Untuk sekedar memperbaiki segala sesuatu yan telah salah hamba pilih
Sunuh tak pernah aku inginkan akan terjadi seperti ini
Ia yang telah hamba anggap bagian dari kehidupanku
Menungkapkan sebuah kenyataan yang tak pernah ingin ku dengar
Meski memanglah itu yang harus kuterima
Namun sungguh, teramat sulit bagi hamba untuk dapat menerima itu
Mungkin akan butuh waktu yang teramat panjan untukku dapat menerimanya dengan ikhlas

Kamis, 12 April 2012

Syukurku

Pernahkan kita berfikir tentang banyaknya nikmat yang telah kita terima dari Tuhan ? Apakah kita tidak pernah menggali hal positif dari musibah yang sedang kita hadapi ? Jika jawaban anda "Tidak", anda termasuk orang yang sulit bersyukur. Anda adalah orang yang tidak berfikir secara mendalam dengan apa yang sedang orang lain atau bahkan yang anda alami sendiri.

Tuhan itu Maha Adil dan Bijak. Anak SD pun tahu itu bukan. Jika kita yakin Tuhan demikian, Ia pun akan memahami dengan semua yang kita lakukan. Tentu perbuatan dengan alasan yang masuk akal, bukan yang hanya asal - asalan kita lakukan dengan tujuan yang buruk. Keadilan itu pun Ia tunjukkan dalam janji-Nya barang siapa yang bersyukur atas nikmat-Nya, maka akan ditambahkan rejeki baginya. Sudah jelas bukan betapa Maha Adilnya Tuhan kita ?

Sedikit contoh dari kehidupanku pribadi untuk aku bagi dengan sahabat semua. Sewaktu kecil, aku adalah anak yang sangat manja, terlebih dengan Ibukku. Suatu saat, kalau aku tidak salah mengingat, ketika aku berusia 4 tahunan beliau meninggalkanku untuk selamanya. Ya, selama - lamanya. Apa yang aku

Stupid Bos : Pemimpin yang Arogan

Memiliki seorang pemimpin yang bijaksana dan dapat memahami kita, siapa yang tidak ingin demikian. Ya, coba bayangkan saat kita memiliki masalah yang sulit untuk kita pecahkan, sedangkan teman rekanan kita juga tidak mampu memberikan solusi. Lalu akan ke siapa lagi kita sharing ? Ya, ke atasan atau pimpinan kita. Itu pun kalau pimpinan kita adalah pimpinan yang bijak dan mau mengerti.

Akan berbeda jika yang menjadi pimpinan kita adalah orang yang arogan, egois, picik dan sejenisnya. Tak mungkin kita akan mau untuk sharing permasalahan kita kepada dia. Nah, jika demikian apa yang sebaiknya kita lakukan ? Pertanyaan yang bagus. Untuk menjawab pertanyaan itu, saya memiliki beberapa jawabannya.

Yang pertama, coba pahami karakter pimpinanmu.

Jika sudah paham akan karakter dia, maka kamu akan lebih mudah untuk menentukan sikap apa yang harus diambil. 

Masih Seperti Dahulu

Tiga tahun lulus dari SMA, sempat terlintas di benakku suatu nanti akan banyak hal yang berubah saat kembali ku injakkan kaki di sana. Bukan berubahnya bangunan fisik gedung - gedung sekolah. Namun yang lebih aku takutkan jika perlakuan mereka yang berubah. Ya,Bapak / Ibuk Guruku, juga pegawai Tata Usaha. Tak lagi mengingatku saat ku berkunjung ke sekolah.

Aku selalu menganggap mereka lebih dari sekedar pendidik dan pengayomku. Lebih dari itu, mereka bagaikan keluarga bagiku. Bagaimana mungkin akan mudah aku hilangkan memori - memori yang pernah ku alami bersama mereka. Dipuji, dan dimarahi karena kenakalan dan kebandelanku adalah penghias hariku.